Skip to main content

Posts

Tandus

Sekarang ini, banyak orang pintar yang suka berbagi. Bagi ilmu, bagi makan--makanan sisa, bagi doa, bagi-bagi pada mereka yang dirasa kurang mampu untuk berbagi. Seperti dia dengan prinsipnya, 'makin berbagi, makin terlihat pintarnya.' Dia bukan sembarang orang. Dia berpendidikan tinggi, punya nama di masyarakat. Tapi sayangnya, dia tinggal di negara yang begitu bodoh, kotor, dan tengah diambang kehancuran, katanya. Matahari tengah memancar pongah di bulan Juni. Dia berjalan dengan kening mengerut, mengelilingi kota kelahirannya. Lalu kakinya terhenti di depan kubangan kerbau. "Ukh, kotor! Zaman canggih seperti ini, masih saja ada yang pelihara kerbau. Bodoh. Ketinggalan jaman!" Lantas ia pulang, menuang segelas susu dan sekaleng daging sapi berkualitas internasional. Kemaren ia pesan online dari negara maju. Dia memang membuat kami iri. Besoknya ia berjalan-jalan di taman bunga mawar. Dia suka mawar. Namun ada anak kecil yang asik menanam melati dan tulip d...

Onmyouji JRPG: Game Santai dengan Cerita Menarik

2018 ini, saya sedang hobi-hobinya main game, terutama game moba. Seperti ML, AOV, ataupun Onmyoji Arena. Namun sayangnya, kemampuan saya dalam hal game moba itu standar banget. Dibilang bego, nggak juga. Dibilang ahli, juga nggak. Pokoknya gitu, deh. Hingga akhirnya, saya bosan mainin dua game sekaligus, saya menghapus ML dan fokus ke AOV. Lalu, nemu Onmyoji Arena dan akhirnya saya terlena. W w w w w            Bicara soal Onmyoji, sebelum ada game mobanya, versi RPG-nya sudah ada lebih dulu. Bahkan sudah lama saya incar, namun selalu ragu download karena kapasitasnya yang cukup gede. Namun, karena terbuai dengan versi moba-nya, akhirnya saya juga mencoba versi RPG dan mengucapkan selamat tinggal pada AOV.            Gilak, game-nya seru banget dan sangat cocok buat para wibu—buat kalian yang suka anime dan hal-hal berbau Jepang--kalian bisa memilih game yang satu ini. Makanya, kali ini saya akan membahas game Omyoji ...

Melankolis Dalam Sehari

Siang itu, saya menangis, dengan gayung yang kian bersambut mengguyur dari kepala. Satu persatu kekhawatiran mengantri untuk terurai dalam benak dan seakan menumpuk dan mengobrak bagian terdalam diri. Terkadang saya merasa kian hari kian goyah tanpa tumpuan. Satu-satunya tempat bagi saya untuk berkeluh kesah, kini teramat lemah. Ketika ia tak berdaya, saya ikut merasa tak berdaya. Lalu... Saya kembali mempertanyaan segala hal. Mengapa saya anak tunggal? Mengapa saya tidak seberuntung mereka? Mengapa saya masih begini saja? Tidak akan lama lagi, akan tiba saat di mana saya akan termangu sendiri. Tanpa ada yang bisa saya ajak berkesah pada sesuatu yang sama-sama kami rasakan. Terkadang saya merindukan sosok yang selama ini belum pernah saya temui. Sosok yang begitu cepat diambil kembali sebelum sempat kami saling menyapa. Pengandaian menghiasi pikiran saya. Entah untuk penghiburan, entah sebagai bentuk melankolis. Andai ia masih ada. Di sini. Bersama saya. Mungkin kami ...

Buka Puasa, Deadpoll2, dan Tontonan

Rabu 23 Mei akhirnya saya nonton Deadpool 2 terlebih kali ini nggak sendirian, soalnya bareng Mawar. Rencana untuk menontonnya sudah tertunda berhari-hari karena setiap sore selalu hujan, mau pergi siang, Mawar-nya ga bisa karena kerja. Alhasil musti terus bersabar walau pada akhirnya tetap aja kena hujan pas mau pulang. Sebelum nonton, kami buka puasa dulu, rencananya ke tempat makan langganan yang enak dan pas di kantong tapi karna perginya telat, ga kebagian tempat. Ujung-ujungnya muter-muter ga jelas dan berakhir di kaepci. Dan di sinilah penyesalan itu datang. Mungkin ini salah saya juga, yang ngeiyain semua saran-saran dari mbak kaepcinya tanpa bertanya. Mbaknya menawarkan paket berdua yang ternyata semua kena 97rb. Sembilan puluh tujuh ribu sodara-sodara! Dan cuma dapat dua ayam+dua pepsi medium+eskrim+CD yang sama sekali nggak ada gunanya. Ini, nih yang malesin dari kaepci. Mereka jualan CD. Bilangnya promo udah termasuk CD (kesannya dapat gratisan gitu) eh di struk ...

Anime Terbaru Paling Berkesan

Sebelumnya, saya ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada semua umat muslim di seluruh dunia, terutama di Indonesia. Salam damai! Beberapa waktu ini Indonesia diresahkan oleh serangan teroris, bom bunuh diri, pembunuhan, dan segala macam hal yang mengatas-namakan Jihad. Oh, ya ampun. Jihad? Pembunuhan orang yang tidak bersalah disebut jihad? Haduh… Robby, Robby! Saya mencium aroma iblis di sini! Tetapi sudahlah, tak patut juga hal itu saya bahas di sini. maka dari itu, kali ini saya akan membahas sebuah anime yang amat sangat berkesan bagi saya beberapa waktu terakhir ini: 1 . Made in Abyss Ini anime summer 2017. Anime adventure-fantasy. Awal anime ini rilis, saya sama sekal tidak tertarik bahkan ketika di TL banyak yang bilang bahwa Made in Abyss memiliki cerita yang menakjubkan. Soalnya, dari cover terlihat chara chibi yang moe-moe. Sebagai tipikal yang tidak terlalu menikmati chara moe, tentu saya tidak yakin kalau akan menakjubkan juga dari sudut pandang sa...

Dan Saya Kembali

Rasanya sudah amat sangat lama saya tidak ngeblog. Sampai-sampai lupa kalau punya blog #duh           Sebenarnya, sebulan belakangan, bukan hanya malas ngeblog, saya juga malas melakukan apapun. Bawaannya ngantuk, tidak semangat, dan mudah baperan. Mood-swing banget. Lalu saya mencari tahu penyebab semua itu dan ternyata itu ciri-ciri orang yang sedang depresi. DEPRESI. Ternyata ada juga saat dimana saya bisa depresi dan sungguh saya tidak terlalu paham apa yang membuat saya depresi.           Sekarang, bawaannya pengen tidur aja terus, kalau ada yang bahas cita-cita dan masa depan, saya langsung baper. Atau ketika sedang termenung sendiri di malam hari, saya akan memikirkan banyak hal dan ujung-ujungnya menangis tanpa sebab. Selain itu, dalam dua hari ini saya malah kurang nafsu makan (ini bagus, sih. sekalian diet).           Kamaren-kemaren untuk pertama kalinya saya curhat  pada sese...

Just Shut UP! (Dramione Fanfiction)

Draco x Hermione Semi Canon Chapter 1 King's Cross peron sembilan tiga perempat, seorang bocah berkulit pucat dengan rambut pirang platina yang ditata klimis sedang dipeluk erat oleh ibunya. "Jaga dirimu baik-baik, my Drakie" ucap lembut sang ibu. "Ingatlah, Nak! jangan sembarangan berteman, kau bukan penyihir biasa, kau seorang Malfoy." Lelaki paruh baya yang mirip dengan sang bocah , terutama kulit pucat dan rambut pirang platina, menepuk pundak anaknya. "Tentu, Dad! yang pasti aku akan menghindari  muggle-born " ucap sang bocah dengan bangga. "Bagus." sang ayah tersenyum simpul. Peluit Hogwarts Express berbunyi dan sang bocah bergegas menaiki kereta. Ketika sedang mencari kompartemen yang kosong, ia bertabrakan dengan gadis berambut coklat mengembang. Buku yang dibawa sang gadis berhamburan dan ia meringis. Sang bocah memandangnya sejenak kemudian membantunya mengumpulkan buku yang berserakan dengan ekspresi yang ...